0

Sholat dhuha merupakan sholat sunnah muakad, yaitu sholat yang hamper tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah. Kita sepakat dan sadar bahwa banyak manfaat yg diraih dari melaksanakan sholat dhuha. Yaitu antara lain dapat menjadikan kebutuhan pelaku sholat dhuha dicukupkan oleh Allah (HR Ahmad & Abu Daud :”Sholatlah 4 rakaat pada awal siang, aku akan mencukupkan engkau pada akhir siang). Selain itu juga dapat dijadikan pengganti shodaqoh (“Dalam tubuh manusia terdapat 360 tulang sendi yang wajib disedekahi” – sedekah bisa dengan hal kecil seperti menyingkirkan rintangan di jalan, memungut sampah, senyum, dll – kalo tetap tidak bisa cukuplah dengan sholat 2 rokaat, sholat Dhuha ).

Lalu bagaimana kita bisa menjaga sholat Dhuha kita tetap konsisten? Berikut sedikit tips yang mungkin bisa berguna untuk menjaga sholat dhuha kita.

· Saling mengingatkan diantara suami dan istri, orang tua dan anak.
· Jadwalkan sholat dhuha dalam agenda keseharian kita, kalau perlu pakai alarm. Masing-masing orang pasti sudah punya mourning routine. Selipkan disana shalat dhuha.
· Tetapkan dalam hati bahwa dimana ada kemauan disana ada jalan.
· Tetapkan dalam hati jika tidak sholat dhuha serasa punya hutang
· Ketika tertimpa masalah segeralah sholat dhuha.
· Ketika mendapat kebahagiaan, segera sholat dhuha sebagai ungkapan rasa syukur kita.
· Jangan banyak alasan untuk melakukan sholat dhuha.

Kajian Fikih, Selasa 17 Maret 2009 by Ustadzah Hj Hayatillah Wahab

Dikirim pada 17 Maret 2009 di Tips

Ketika masih bayi 1 sampai atau 4 bulan mungkin bayi kita masih dengan manis menikmati suasana mandi. Namun sesuai beranjaknya usia, ada bayi yang makin suka mandi bahkan sampai menangis ketika mau diangkat dari air, tapi ada juga yang tergolong bayi malas mandi bahkan takut air. Nah, bagaimana ketika batita, balita, usia TK, SD remaja dan seterusnya. Pasti membutuhkan perlakuan dan suasana mandi yang berbeda.

Sebelum kita menyiasati agar anak bias menikmati mandi dengan senang, kita perlu mengetahui terlebih dulu apa saja kesukaan anak di kala mandi, dan apa saja yang membuat dia malas mandi bahkan takut mandi. Mungkin anak kita pernah terpeleset saat mandi waktu kecil hingga masuk ke dalam air, perih terkena sabun, tidak suka dibanjur (dikucurkan air langsung dari atas kepala), tidak suka dingin, atau secara psikis memang tidak suka mandi. Dengan mengetahui kesukaan dan ketidaksukaan anak dengan acara mandi, insyaAllah kita bias meramu kiat-kiat menjadikan suasana mandi menjadi lebih menyenangkan.

Bayi (0 - 12 bln)
Ciptakan suasana kamar mandi yang colorful
Sediakan mainan karet untuk anak berbentuk binatang-binatang lucu seperti bebek, kelinci, hipotamus, dll. Yang bisa berbunyi jika dipencet.
Alasi bak mandi dengan alas khusus bak mandi atau handuk tebal, untuk mencegah bayi tergelincir.
Pakailah air hangat-hangat kuku (sediakan air dingin terlebih dulu baru dicampur air panas).
Ajaklah bayi berbicara sambil memandikannya dengan sesekali mainkan mini operet dengan mainan yang tersedia.

Batita & Balita


Ciptakan suasana mandi yang berbeda-beda.
Variasikan anak mandi dengan berendam, shower, ataupun gayung biasa.
Biarkan dia memilih dan memasukkan mainan (khusus di air seperti pistol air, boneka karet, kapal laut, dll) ke dalam kamar mandi.
Biarkan anak memilih jenis shampoo, sabun, sikat & pasta gigi sendiri, ajak dia memilih dan membelinya sendiri di supermarket.
Tentukan waktu mandi secara teratur sekaligus untuk melatih kedisiplinan.
Tawarkan untuk mandi dengan air dingin ataukah air hangat.
Mulai ajarkan anak menyikat / membilas badan, menyampo, menggosok gigi sendiri.

TK & SD

Ketika anak beranjak dewasa…
Ciptakan sensani mandi dengan suasana yang unik dan berbeda.
Buatlah ritual layaknya di salon atau spa.
Ajak anak untuk memilih dan membeli perlengkapan mandi sendiri mulai dari handuk, baju mandi, shower cap, toiletries (sabun cair, shower puff, sabun cair utk berendam, shampoo, sikat & pasta gigi, sikat badan, sikat kaki, pelembab, dll)
Anak mungkin tidak ingin sekedar mandi, tapi ingin ingin berendam dengan busa wangi yang melimpah sambil menggosok kaki dan badannya dengan sikat khusus.
Atau minimal ijinkan anak mandi agak lama dengan shower puff agar busa sabun berlimpah sambil dia menggosok seluruh kulit tubuhnya sampai bersih.
Berkeramas di bawah shower, sambil menghirup lilin aromatherapy.
Setelah selesai dia mengeringkan badannya dengan handuk kemudian memakai baju mandi satu set dengan gambar karakter kesukaannya seperti Barbie, Hello Kitty, Naruto, dll)


InsyaAllah anak kita tidak akan bete ketika wktu mandi telah tiba…


Dikirim pada 13 Maret 2009 di Tips

Tips : Mengatasi Anak Susah Makan

Berkaca dari pengalaman pribadi ketika anak saya susah makan di waktu umurnya 1th. Berbagai referensi buku dibaca, tanya dokter, orang tua, tetangga , teman-teman, browsing di internet cari tips praktis mengatasi anak susah makan. Akhirnya juga resepnya kita yang ramu sendiri sesuai kebutuhan anak.
VARIATIF
Kebetulan waktu anak saya sama sekali gak mau makan nasi, sukanya mie goreng. Maka untuk menjaga keseimbangan asupan gizinya, saya siasati dengan memvariasikan jenis karbohidrat (nasi, gandum, mie, pasta, havermut, kentang, ubi, dll) tanpa mengabaikan makanan kesukaan anak. Boleh makan mie goreng tapi tidak setiap saat, kalo toh mie goreng itu juga bukan instant dan ditambah sawi, kol, wortel, buncis, ayam suwir, baso, sosis, daun bawang, tomat. Pokoknya komplit karbohidrat, protein dan vitamin.
DO NOT FORCE
Selain itu juga yang perlu diingat adalah ketika anak tidak mau makan, jangan dipaksa. JANGAN PERNAH DIPAKSA!! Bukankah kita ingin menciptakan suasana makan itu menyenangkan agar anak berselera makan, jangan sampai ketika tiba waktu makan anak malah horror alias takut makan yang bisa terbawa sampai dia besar nanti.
NICE SERVING
Ada juga yang menyarankan untuk membuat penyajian makanan secara menarik, baik dari tempatnya juga makanan itu sendiri, Dibentuk senyum, gambar hewan kesukaan, gelas dan pring/mangkoknya ceria dan berwarna.
MAKE IT FUN
Ciptakan suasana makan yang nyaman, asyik, dan berselera. Minimal dengan cara makan bersama keluarga. Sehingga anak dapat melihat secara langsung bagaimana anggota keluarga lain lahap makan. Ketika anak belum mau makan, berikan alternative makanan/camilan yang lain.

Berikut resep makanan kesukaan anak saya ketika berumur 1 th :
Kentang rebus siram opor ayam
Kentang dikupas, cuci, kemudan dikukus. Hancurkan kentang di mangkok sampai lembut, siram dengan kuah opor ayam yang daging ayamnya telah disuwir-suwir dan telah ditambahkan sayur buncis dan wortel.
Orak arik telur, kentang & wortel
Potong kentang dan wortel bentuk dadu. Kukus sampai empuk. Sementara itu tumis bawang putih cincang dg mentega, tambahkan daun bawang masukkan telur diorak arik. Terakhir masukkan kentang&wortel yang telah dikukus. Tambahkan gula dan garam.
Omelet nasi dan sayuran
Kocok telur ayam, masukkan nasi dan sayuran yang telah dipotong kecil-kecil (wortel, daun bawang, brokoli, buncis) tambahkan daging cincang. Goreng kecil-kecil.
Nasi goreng tahu telor
Tumis bawang putih cincang, masukkan daun bawang iris kecil, tahu bejek, wortel potong kecil, masukkan telur yg telah dikocok. Aduk sampai ngaguruntul tambahkan nasi. Aduk sambil di tambah garam dan kecap.



Dikirim pada 13 Maret 2009 di Tips
Awal « 1 » Akhir
Profile

Suka explore hal baru, cinta keluarga & senang bersilaturahmi dg orang2 baik. More About me

Page
ticker
    Daisypath Anniversary Years PicDaisypath Anniversary Years Ticker
Chat dengan 3rlin
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 966.887 kali


connect with ABATASA